Gowa, Sulawesi Selatan. Bongkarnews.id | 12 juni 2026– Ketua Umum Rewata (Arfandi Dg. Palallo), mengemukakan paradigma terkait hak angket yang dimiliki Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gowa. Menurutnya, hak angket dimaknai sebagai langkah konstitusional untuk melakukan penyelidikan, pendalaman, dan pengawasan terhadap kebijakan kepala daerah yang diduga bermasalah atau melanggar peraturan perundang-undangan, termasuk menemukan solusi isu yang berkembang selama ini.
Paradigma ini berlandaskan pada sejumlah prinsip dasar yang menjadi landasan pelaksanaan hak angket di tingkat daerah:
Mekanisme Konstitusional Yang Resmi
Hak angket diposisikan murni sebagai hak resmi dewan untuk meminta keterangan dan mendalami suatu persoalan penting atau strategis bagi daerah. “Bukan sebagai wadah untuk menjatuhkan seseorang atau sarana politik jangka pendek,” tegas Arfandi.
Fungsi Pengawasan Dan Keseimbangan Kekuasaan.
Prinsip check and balances menjadi pijakan utama, di mana hak angket dijalankan untuk memastikan setiap roda pemerintahan berjalan sesuai aturan yang berlaku.
Tujuannya adalah menjaga transparansi serta memastikan tidak ada penyalahgunaan wewenang oleh pihak eksekutif, termasuk menjaga tumbuh kembangnya isu yang bakal mengganggu pembangunan sebuah daerah.
Reflexi Amanah Rakyat.
Hak angket digulirkan sebagai wujud representasi dewan dalam merespons isu publik yang berdampak luas bagi masyarakat Gowa. Selain itu, juga menjadi sarana untuk menguji apakah eksekutif telah bersikap objektif dan beretika dalam menjalankan kebijakan daerah.
“Hak angket lahir sebagai wadah pencarian fakta, di mana segala bentuk isu yang bergulir akan diuji dan dikaji terkait benar atau salah atas sesuatu yang dianggap penting untuk diangkat di ruang kerja DPRD Kabupaten Gowa,” jelas Arfandi.
Menurutnya, sangat wajar jika hasil kerja DPRD Kabupaten Gowa sendiri juga diuji melalui mekanisme ini. “Hak angket tidak hanya memiliki satu tujuan menjatuhkan palu kesalahan, tapi hak angket adalah kunci pencarian kebenaran yang objektif dan berlandaskan fakta,” pungkasnya.
Pada akhirnya bahwa kita semua peduli Gowa, Bupati Gowa, Wakil Bupati Gowa, DPRD Kabupaten Gowa dan para tokoh pemuda, Tokoh Agama, Tokoh Adat semua adalah bagian yang tak terpisahkan berharap GOWA MAJU, Tutup Arfandy Daeng Pallallo.












