Gowa, Sulawesi Selatan. Bongkarnews.com – SMP Negeri 5 Macanda, Kecamatan Somba Opu, terancam banjir akibat kondisi lokasi bangunan yang sangat rendah. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan serius terhadap kinerja konsultan perencana yang bertanggung jawab atas pembangunan sekolah tersebut. 20 Oktober 2024.
Warga sekitar sekolah mengungkapkan kekhawatiran mereka atas potensi banjir yang mengancam SMP 5 Macanda. “Lokasi sekolah memang berada di area yang rawan banjir, tetapi seharusnya konsultan perencana mempertimbangkan hal ini dalam desain pembangunan,” ujar salah seorang warga. “Mereka seharusnya membuat desain yang meminimalisir risiko banjir, misalnya dengan meninggikan bangunan atau membuat sistem drainase yang memadai,” tambahnya.

Lembaga Poros Rakyat Indonesia (LPRI) menyatakan keprihatinan atas kondisi ini dan mendesak pihak terkait untuk segera melakukan evaluasi terhadap kinerja konsultan perencana.
LPRI menilai bahwa konsultan perencana memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan keselamatan dan keamanan bangunan, terutama di area yang rawan bencana banjir. “Konsultan perencana harus bertanggung jawab atas kesalahan desain yang berpotensi merugikan masyarakat,” tegas Divisi Pencari Fakta LPRI Kabupaten Gowa [ Ismansyah].
LPRI juga mendesak Dinas Pendidikan Kabupaten Gowa untuk segera melakukan langkah-langkah mitigasi bencana, seperti membangun sistem drainase yang memadai dan melakukan upaya pencegahan banjir lainnya.
“Kami berharap agar kasus ini menjadi perhatian serius bagi pihak terkait dan segera ditindaklanjuti,” pungkas Ketua LPRI.
Catatan:
Meminta Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gowa untuk turun Inspeksi kondisi SMP 5 Macanda.
Tim Kerja Independen
Lembaga Poros Rakyat Indonesia.












