Breaking News

Melawan Aturan? PT OPTIMA Jaya Perkasa (Benarkah Milik Bupati Bulukumba) Nekat Tambang Ilegal di Tanah Negara!

1713
×

Melawan Aturan? PT OPTIMA Jaya Perkasa (Benarkah Milik Bupati Bulukumba) Nekat Tambang Ilegal di Tanah Negara!

Sebarkan artikel ini

Bongkarnews.id | Gowa, Sulawesi Selatan. – Meski terpasang papan larangan dengan ancaman pidana yang jelas, PT OPTIMA Jaya Perkasa tetap nekat melakukan penambangan ilegal di kawasan Bendungan Bili-Bili. 11/09/2025.

Lembaga Poros Rakyat Indonesia (LPRI) menyoroti keberanian perusahaan yang diduga milik seorang Bupati di Bulukumba tersebut, yang seolah kebal terhadap hukum.

“Ini sangat memprihatinkan. Sudah ada papan larangan dengan ancaman pidana yang jelas, tapi mereka tetap saja nekat menambang,” ujar M. Jafar Sainuddin Dg Emba dengan nada geram. “Ini menunjukkan bahwa hukum di negara kita tidak berjalan sebagaimana mestinya.”

LPRI mengungkapkan bahwa aktivitas tambang ilegal yang dilakukan oleh PT OPTIMA Jaya Perkasa telah berlangsung selama bertahun-tahun dan merusak lingkungan serta mengancam keberlangsungan Bendungan Bili-Bili.

“Kami menduga ada oknum-oknum yang melindungi PT OPTIMA Jaya Perkasa sehingga mereka bisa leluasa melakukan penambangan ilegal. Ini harus diusut tuntas!’

LPRI juga mempertanyakan peran serta aparat penegak hukum yang seolah membiarkan aktivitas ilegal ini berlangsung.

“Kenapa polisi dan Satpol PP tidak bertindak? Apakah mereka takut dengan pemilik PT OPTIMA Jaya Perkasa?’

LPRI mendesak Pemkab Gowa, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang, dan aparat penegak hukum untuk segera bertindak tegas dan menghentikan aktivitas penambangan ilegal yang dilakukan oleh PT OPTIMA Jaya Perkasa.

“Kami tidak akan tinggal diam. Jika pemerintah dan aparat penegak hukum tidak bertindak, kami akan turun ke jalan dan melakukan aksi demonstrasi!’

LPRI juga meminta agar dilakukan audit terhadap izin dan aktivitas PT OPTIMA Jaya Perkasa di kawasan Sungai Jeneberang.

Jika benar pemilik seorang Bupati, masa menghalalkan segala cara dan berani melawan hukum, di mana akal sehatnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak PT OPTIMA Jaya Perkasa belum memberikan keterangan resmi terkait tudingan tersebut. Media masih berupaya menghubungi pihak-pihak terkait untuk mendapatkan klarifikasi lebih lanjut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *