NewsSorot

PROYEK DIDUGA AMBURADUL, LPRI Desak Kejaksaan dan Tipikor Sulsel Turun Periksa Bangunan Peningkatan Jalan Di Kabupaten Wajo

992
×

PROYEK DIDUGA AMBURADUL, LPRI Desak Kejaksaan dan Tipikor Sulsel Turun Periksa Bangunan Peningkatan Jalan Di Kabupaten Wajo

Sebarkan artikel ini

MakassarBongkarnews.id  Sebuah  bangunan Peningkatan jalan sepanjang 3.200 meter yang terletak dijalan Lagosi, kelurahan Cina, Maroangin, Kabupaten Wajo Provinsi Sulawesi Selatan diduga dikerja Asal-asalan

Proyek Pembangunan Peningkatan jalan sepanjang 3,200 meter dengan menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Negara sebesar Rp. 14 Milyar lebih (Rp.14.537.826.067.00) APBN 2023 di kerjakan oleh PT Makassar Indah Graha Sarana dengan konsultan pengawas PT SEECONS KSO – PT ARCI PRATAMA CONSULTAN diduga tidak sesuai Bestek

Dikonfirmasi Awak media belum lama ini di kantornya, Ibu Okta selaku Humas PT. Makassar Indah Graha Sarana mengatakan, “ Bos lagi diluar kota, terimakasih”Ujarnya singkat

Sementara itu, ibu Ramlah selaku PPK saat ditemui oleh awak media dikantornya jalan mesjid raya tidak berada ditempat, awak media menunggu informasi  sejak Senin hingga Kamis, namun ibu Ramlah belum memberikan keterangan secara resmi  soal bangunan Peningkatan jalan sepanjang 3.200 meter yang berlokasi dijalan Lagosi, kelurahan Cina, Maroangin, Kabupaten Wajo

Berdasarkan Informasi masa berakhir Proyek Tanggal 20 Desember 2023 ,  melalui  Pak Joko yang selaku Kapro sebagai pengganti Pak Ali menyampaikan bahwa ada kebijakan perpanjangan waktu pelaksanaan perbaikan jalan tapi Pak Kapro sendiri  tidak memperlihatkan Addendum fisik Kontraknya yang didalamnya mengatur tentang waktu penyelesaian pekerjaan.

Menanggapi bangunan tersebut, Ketua Umum Lembaga poros Rakyat Indonesia meminta kepada Kejaksaan tinggi provinsi  Sulawesi Selatan dan Tipikor Polda Sulsel agar segera Turun memeriksa bangunan tersebut

“Itu merupakakan suatu pelanggaran karena tidak transparansi dalam memberikan bukti fisik kontrak,” katanya Sabtu, 30 Desember 2023

Dirinya juga berjanji akan menurunkan Tim Investigasi guna melakukan pengumpulan data

“Jika data sudah terkumpul maka kami akan melaporkan pembangunan tersebut ,” Tandasnya . (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *