Breaking News

Razia Tengah Malam Satpol PP & Dinas Sosial Makassar Aniaya Warga di Rumah Sakit

1711
×

Razia Tengah Malam Satpol PP & Dinas Sosial Makassar Aniaya Warga di Rumah Sakit

Sebarkan artikel ini

Makassar, Sulawesi Selatan. Bongkarnews.id| selasa 23.07 wita 15 juli 2025.– Kejadian penganiayaan yang terjadi di Rumah Sakit Amanat, Makassar, menimbulkan geger. Seorang warga berinisial Ibnu menjadi korban kekerasan yang diduga dilakukan oleh oknum anggota Satpol PP dan Dinsos Makassar saat melakukan razia tengah malam di Jalan Cenderawasih. Ibnu harus dilarikan ke Rumah Sakit Pelomonia akibat penganiayaan tersebut.

Peristiwa ini bermula ketika Ibnu mempertanyakan surat tugas razia gabungan yang dilakukan oleh Satpol PP dan Dinsos. Menurut saksi Rafli A. tidak ada surat tugas yang ditunjukkan oleh pihak terkait, dan tujuan razia yang dikatakan untuk menangani anak jalanan (Anjal) juga dipertanyakan karena yang diamankan bukanlah mereka yang mengemis.

Ibnu dikejar oleh sekelompok orang yang mengatakan diri mereka anggota Satpol PP dan Dinsos, jumlahnya diperkirakan lebih dari 15 orang dari awalnya 4 mobil dan 2 mobilnya sudah kabur,  Ia berlari hingga ke lantai 4 rumah sakit untuk menyelamatkan diri. Empat orang tanpa atribut yang mengaku anggota, polisi juga terlibat dalam kejadian ini. Salah satu saksi menyatakan bahwa Ibnu diburu karena ia yang meminta ditunjukkan surat tugas sebelum dipukul.

Ketua Umum M. Jafar Sainuddin Dg Emba Lembaga Poros Rakyat Indonesia mengecam tindakan kekerasan yang terjadi. Dg Emba menyesalkan aroganasi dan ketidakprofesionalan oknum Satpol PP dan Dinsos yang tidak menghargai ruang publik seperti rumah sakit.

Poros Rakyat Indonesia menuntut penyelidikan mendalam dan penindakan tegas terhadap oknum yang terlibat.

Ketiadaan surat tugas dan penganiayaan yang terjadi menunjukkan ketidakjelasan tujuan dan prosedur razia, serta memicu pertanyaan tentang pengawasan dan pelatihan bagi petugas Satpol PP dan Dinsos Makassar.

Kepolisian diharapkan segera menangani kasus ini secara profesional dan transparan, guna menjamin perlindungan hukum buat masyarakat Makassar dan sekitarnya.
Tidak Elok rasanya SATPOL PP Selalu menjadi Biang kekerasan setiap melakukan Operasi ( Rasia ).

Saksi saksi yang hadir dilokasi, mereka siap menjadi saksi kejadian tersebut dan
Masyarakat sekitar rumah sakit amanat
ibnu kautsar ( Korban Penganiayaan )
muh afdal
muh rafli
muh fachry (korban penganiayaan)
Iwa
muh adim
fikran (korban penganiayaan)

Kepala Dinas Sosial, KASAT PP Makassar dan yang terlibat dalam Rasia Anjal. Tersebut bijak memberikan Etika Profesi dalam menjalankan tugas Kemanusiaan.
Negeri ini bukan Negara BAR BAR Jenderal.

 

Tim Kerja Independen
Poros Rakyat Indonesia.

Bersambung…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *