Somba Opu, Gowa. Bongkarnews.id – Lembaga Poros Rakyat Indonesia Soroti Proyek galian pipa Mamminasata di Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, menuai kontroversi dan kritikan tajam. 20 Agustus 2025
Pekerjaan galian pipa yang dilakukan pada perempatan jalan dengan cara “menjebol” bagian bawah jalan secara manual menimbulkan kekhawatiran akan potensi kerusakan jalan di masa depan. Lembaga Poros Rakyat Indonesia (PRI) menuntut jaminan dari Dinas PUPR Kabupaten Gowa bahwa metode kerja yang dilakukan kontraktor telah sesuai dengan analisis kesesuaian pekerjaan dan resiko.
Selain itu, Lembaga Poros Rakyat Indonesia ( PRI ) menyoroti adanya pekerjaan galian dan penanaman pipa air bersih Mamminasata sepanjang kurang lebih 170 meter yang ditempatkan di dalam got.
Pihak kontraktor diduga menggunakan campuran material yang tidak memiliki jaminan atau sertifikat kelayakan mutu untuk menutupi pipa tersebut.
Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang keamanan dan kelayakan pemasangan pipa air bersih tersebut, serta kepatuhan terhadap petunjuk teknis dari PUPR Gowa selaku pemilik Projek.
Lembaga Poros Rakyat Indonesia (PRI) juga mempertanyakan bagaimana kualitas pekerjaan dapat dijamin, terutama jika galian atau kedalaman tidak sesuai dengan petunjuk kerja.
Pemasangan pipa di dalam got yang tertutup beton akan menyulitkan pengawasan dan pemeliharaan di masa mendatang.
PRI khawatir pekerjaan proyek Mamminasata ini dikerjakan asal-asalan demi keuntungan kontraktor semata.
Ironisnya, selama pekerjaan berlangsung di sepanjang Jalan Mangka Dg Bombong, konsultan dan pengawas proyek sangat jarang terlihat di lokasi.
Hal ini semakin memperkuat dugaan kurangnya pengawasan dan potensi penyimpangan dalam pelaksanaan proyek.
Lembaga Poros Rakyat Indonesia (PRI) mendesak Dinas PUPR Kabupaten Gowa untuk segera mengevaluasi pekerjaan tersebut dan mengidentifikasi potensi kerusakan jalan yang akan diakibatkan oleh penyedia jasa.
Ada dugaan bahwa pelaksana pekerjaan adalah seorang berinisial H.M. yang “kebal hukum” dan ditakuti oleh banyak pejabat.
Apa Jaminan bahwa GALIAN DI BAWAH JALAN tidak akan bertambah luas seiring waktu musim berganti, apalagi jika kondisi musim hujan, sehingga ada indikasi mereka bekerja ASAL ASALAN.
Lembaga Poros Rakyat Indonesia (PRI) menuntut transparansi dan akuntabilitas dalam pelaksanaan proyek Mamminasata. Dinas PUPR harus memastikan bahwa seluruh pekerjaan dilakukan sesuai dengan standar teknis yang berlaku dan diawasi secara ketat. Jika terbukti ada penyimpangan dan pelanggaran,
Lembaga Poros Rakyat Indonesia (PRI) mendesak agar pihak-pihak yang bertanggung jawab ditindak tegas tanpa pandang bulu. Proyek air bersih Mamminasata seharusnya memberikan manfaat bagi masyarakat, bukan menjadi ajang korupsi dan merugikan kepentingan publik.
Sumber: Tim Kerja Independen
Lembaga Poros Rakyat Indonesia.












