Breaking News

Sorotan Kaidah Pribadi “Kabupaten Santri” Bertolak Belakang dengan Budaya Barat? HMI Wajo Kecam Keras Acara TKCI

1937
×

Sorotan Kaidah Pribadi “Kabupaten Santri” Bertolak Belakang dengan Budaya Barat? HMI Wajo Kecam Keras Acara TKCI

Sebarkan artikel ini

Sengkang, Wajo, Sulawesi Selatan. Bongkarnews.id | 07-07-2025  – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Wajo melayangkan kritik keras terhadap penyelenggaraan acara 1 Dekade Anniversary Toyota Kijang Club Indonesia (TKCI) di Sengkang. Beredarnya video yang menampilkan aksi joget dianggap tidak pantas, bertentangan dengan nilai-nilai keislaman dan budaya lokal Wajo yang mengenakan diri sebagai “Kabupaten Santri”.

Acara yang dibuka resmi oleh Bupati Wajo, H. Andi Rosman, dinilai HMI Cabang Wajo telah melanggar etika dan norma agama serta merusak citra Wajo di mata publik. Ketua Umum HMI Cabang Wajo, Edil Adhar, menyatakan kekecewaan mendalam atas kejadian ini dan menuding pemerintah daerah gagal mengawasi jalannya acara.

“Kami mengecam keras penyelenggaraan acara yang merusak nilai kesucian Kota Wajo sebagai Kota Santri. Pemerintah daerah gagal mengontrol dan lalai dalam mengawasi jalannya acara publik yang seharusnya mendidik dan bermartabat,” tegas Edil Adhar.

Menanggapi hal ini, HMI Cabang Wajo mengajukan tiga poin tuntutan: permintaan maaf terbuka dari panitia pelaksana dan Pemda Wajo; evaluasi total izin keramaian kegiatan publik; dan komitmen Pemda dalam menjaga identitas religius dan budaya lokal Wajo.

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada tanggapan resmi dari Pemerintah Kabupaten Wajo maupun Kesbangpol terkait insiden tersebut. Ketiadaan klarifikasi ini semakin memperkuat kritikan HMI terhadap penanganan kasus ini. Peristiwa ini menimbulkan pertanyaan besar tentang keselarasan antara predikat “Kabupaten Santri” dengan praktik di lapangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *