Breaking News

Proyek Mamminasata Diduga Projek Abal Abal, Abaikan Aturan K3, Hak Pekerja Di Peras.

2076
×

Proyek Mamminasata Diduga Projek Abal Abal, Abaikan Aturan K3, Hak Pekerja Di Peras.

Sebarkan artikel ini

01 Agustus 2025 | Gowa Sulawesi Selatan. Bongkarnews.id – Proyek Maminasata pekerjaan Galian pipa di kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa, kembali menuai sorotan oleh Lembaga Poros Rakyat Indonesia.

Kali ini, pekerjaan galian pipa yang tengah berlangsung di Kabupaten Gowa diduga mengabaikan aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3) bagi para pekerjanya.

Selain itu, pekerjaan tersebut juga mengakibatkan pembongkaran bahu jalan beton tanpa jaminan perbaikan yang memadai.

Yang paling mendasar bahwa papan informasi projek di abaikan di pasang, sehingga kami menduga projek uni projek abal abal tidak jelas sumbernya dan tidak jelas siapa pelaksananya, atau sengaja membuat kegiatan projek di Kabupaten Gowa sebagai salah satu contoh Kabupaten yang menggelapkan aturan yang berlaku.

Seharusnga papan informasi dipajang di setiap wilayah pekerja melakukan kegiatan untuk mudah diakses oleh masyarar selaku penerima manfaat.

Termasuk Informasi yang dihimpun menyebutkan, para pekerja galian pipa tidak dibekali peralatan K3 yang memadai. Kondisi ini membuat para pekerja rentan terhadap kecelakaan kerja. Kekhawatiran ini diperparah dengan pembongkaran bahu jalan beton yang dilakukan untuk memudahkan akses proyek.

Meskipun pihak proyek menjamin perbaikan, keraguan publik terhadap mutu perbaikan cukup besar. Banyak yang khawatir kualitas jalan beton setelah perbaikan tidak akan sama dengan kondisi semula.

Ketua DPD Lembaga Poros Rakyat Indonesia Kabupaten Gowa, H. Kumala mendengarkan keluhan warga setempat “Kami sangat prihatin dengan kondisi ini,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya. “Pekerjaan proyek harus diiringi dengan jaminan keselamatan para pekerja dan perbaikan infrastruktur yang berkualitas.”

Hingga saat ini, belum ada tanggapan resmi dari pihak proyek maupun instansi terkait mengenai tudingan pengabaian K3 dan kualitas perbaikan infrastruktur tersebut.

Publik berharap agar pihak berwenang segera menyelidiki laporan ini dan mengambil tindakan yang diperlukan untuk memastikan keselamatan pekerja dan kualitas infrastruktur.

Keraguan Mutu Perbaikan Jalan Beton

Pembongkaran baju jalan beton tanpa jaminan perbaikan yang memadai menimbulkan kekhawatiran tersendiri. Warga setempat meragukan kemampuan pihak proyek untuk mengembalikan kondisi jalan seperti semula. Hal ini dikhawatirkan akan mengakibatkan kerusakan jalan yang lebih parah di kemudian hari.

“Bagaimana kami bisa percaya? Mereka membongkar seenaknya, lalu berjanji akan memperbaiki. Siapa yang menjamin kualitas perbaikannya akan sama seperti sebelumnya?” ujar warga lainnya.

Kejadian ini menunjukkan pentingnya pengawasan ketat terhadap proyek-proyek infrastruktur besar, guna memastikan keselamatan pekerja dan kualitas hasil pekerjaan. Diharapkan pihak terkait segera melakukan investigasi dan memberikan solusi yang menguntungkan semua pihak.

Lembaga Poros Rakyat Indonesia berharap Instansi terkait seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menekankan kepihak penyedia jasa untuk melakukan kegiatan sesuai Layaknta Negara Hukum, jangan selalu mau membuat gelap Negeri ini.

BPKP Sudah selayaknya lebih menampakkan kinerjanya, jangan hanya duduk menunggu laporan dan penindakan tidak melahirkan efek jerah, sehingga para kontraktor nakal semakin berani melawan Negara.

DISNAKER selaku pelindung tenaga kerja sebagai aset Negara, seharusnya berkomitmen memeriksa parah kontraktor setiap perusahaan terkait sertifimar K3 yang di miliki oleh oara kontaktor jangan sampai hanya HEBAT ADNINISTRASI tapi mereka tidak menyediakan tenaga ahli K3 di lokasi pekerjaan. Tutup H. Kumala Ketua Lembaga Poros Rakyat Indonesia Kabupaten Gowa.

Tim Kerja Independen
Lembaga Poros Rakyat Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *